Function adalah membagi program ke dalam komponen-komponen program (modularisasi program) agar program dapat lebih mudah di manage. Biasanya hal ini disebut dengan modularisasi programming. Function dipanggil dengan cara memanggil function namenya. Analoginya adalah sebagai berikut Boss (main program) yang meminta anak buahnya untuk mengerjakan sesuatu (function) dan melaporkan (return) hasilnya.
Sekarang kita masuk ke dalam recursive function. "Sebenernya recursive function itu apa sih?"
Recursive function adalah sebuah function yang memanggil dirinya sendiri dan hanya dapat menyelesaikan base case saja dan apabila tidak ada base case, maka masalah akan dipecahkan ke masalah yang lebih kecil dan kemudian function akan bekerja pada masalah yang lebih kecil tersebut dan pelan-pelan masalah-masalah yang kecil tersebut akan menjadi base case sehingga dapat dipecahkan.
"Kelebihan dan kekurangan dari recursive function apa ya?"
Kelebihan dari recursive function ini adalah kita dapat membuat function yang lebih singkat apabila dibandingkan dengan function yang biasa (iteration function).
Kelebihan dari recursive function ini adalah kita dapat membuat function yang lebih singkat apabila dibandingkan dengan function yang biasa (iteration function).
kekurangannya adalah recursive function banyak memakan memory dan terkadang apabila nilai yang dikerjakan oleh function tersebut sangat besar, maka kerjanya akan menjadi lambat jika dibandingkan dengan function yang biasa (iteration function).
Contoh dari recursive function adalah sebagai berikut:
Mencari deret fibonaci
long fibonacci( long n )
{
if ( n == 0 || n == 1 ) // base case
return n;
else
return fibonacci( n - 1 ) + fibonacci( n – 2 );
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar